Cara Menghitung Masa Kehamilan

Mengetahui cara menghitung masa kehamilan adalah sebuah keharusan, apalagi untuk calon ibu yang baru pertama kali hamil. Maksudnya supaya kita bisa tahu kondisi janin, apakah sesuai dengan usia kandungan perkembangannya atau tidak? Ibu hamil juga harus rutin cek dan konsultasi ke dokter kandungan, supata bisa mengetahui perkembangan janin dari sisi pertumbuhan dan organ dalamnya.

Cara Menghitung Masa Kehamilan untuk Calon Ibu Baru

hamil

Berikut ini adalah beberapa cara menghitung masa kehamilan yang bisa dicoba :

1. Hitungan Kalender

Jika ingin menggunakan metode hitungan yang satu ini, pastikan kita mengetahui siklus haid yang kita miliki. Sebab hitungan kehamilan dengan kalender harus mengetahui kapan hari pertama haid dan kapan hari terakhir haid, istilah tersebut biasa disebut dengan HPHT dan merupakan hitungan paling mudah untuk dilakukan.

2. Menggunakan Metode USG

Dokter kandungan biasa menggunakan alat USG untuk mengetahui usia kehamilan seseorang. Alat ini pun disebut sebagai alat yang paling akurat untuk menghitung usia kandungan saat ini. Cara menghitung usia kandungan dengan menggunakan USG pun tak sesederhana hitungan kalender, dan hanya dokter kandungan yang bisa menggunakannya.

USG bisa mendeteksi usia kandungan dengan akuransi 95%, dan terdapat dua cara untuk tes USG. Yang pertama USG transvaginal, dilakukan di awal kehamilan serta USG Transabdominal, yakni pemeriksaan kandungan yang sudah mulai besar, dilakukan dengan meletakkan alat di dinding perut ibu hamil.

3. Dengan Mendeteksi Gerakan Janin

Mendeteksi gerakan janin juga menjadi cara menghitung masa kehamilan. Bisa dilakukan secara manual, namun tentu lebih baik jika menggunakan pemeriksaan USG saja. Tapi jika penasaran dan ingin melakukannya di rumah, sangat mudah. Kita bisa merasakan gerakan janin setelah bayi dalam kandungan berusia 18-20 minggu, ini khusus bayi yang dikandung wanita yang hamil untuk pertama kali. Sementara jika sudah pernah hamil sebelumnya, maka gerakan si kecil dalam perut terasa setelah usianya 16-18 minggu, ya.

4. Gunakan Kalkulator Masa Subur Online

Cara yang satu ini sangat praktis untuk digunakan, kita bisa mencatat hari pertama haid dan hari terakhir haid dalam aplikasi offline maupun online. Untuk kalkulator online, maka tinggal memasukkan tanggal, bulan dan HPHT serta siklus haid saja. Kemudian kalkulator ini akan memberitahu perkiraan usia kehamilan.

5. Tinggi Puncak Rahim

Untuk menghitung masa kehamilan yang lain adalah dengan mengukur tinggi puncak rahim kita. Cukup dengan menghitung jarak tulang kemaluan sampai bagian rahim yang terlihat paling tinggi. Bisa dilakukan dengan cara berbaring dengan menggunakan pita ukuran. Hanya saja metode ini baru bisa dilakukan apabila usia kandungan sudah lewat dari 22 sampai 24 minggu, sehingga bisa terlihat tinggi puncak rahim.

Demikian adalah beberapa cara menghitung masa kehamilan yang bisa dilakukan, sebagian bisa dilakukan di rumah dan ada juga yang hanya bisa dilakukan oleh dokter kandungan. Tentu saja lebih dianjurkan untuk melakukan pengecekan ke dokter kandungan, supaya bisa mengetahui usia kehamilan dengan tepat sekaligus mengetahui kondisi janin dalam kandungan ibu.

Jangan lupa untuk menjaga kesehatan, istirahat yang cukup dan penuhi kebutuhan nutrisi bagi ibu dan janin. Tak perlu selalu makan dalam porsi yang banyak, yang harus diperhatikan adalah kandungan nutrisi dalam satu porsi makanan. Ibu hamil dianjurkan untuk makan sering dalam porsi kecil-kecil, supaya nutrisi makanan yang disantap bisa terserap sempurna dan mengoptimalkan perkembangan janin dalam kandungan.

Tinggalkan komentar