Bagaimana Cara Software Payroll Membuat Slip Gaji?

Slip gaji memang tidak wajib diberikan setiap bulan kepada karyawan. Namun, karyawan berhak meminta slip gaji jika karyawan membutuhkan slip gaji. Jika karyawan yang meminta slip gaji hanya satu orang, mungkin tidak akan menjadi masalah.

Namun, bagaimana jika dalam sebulan terdapat lebih dari satu karyawan yang meminta slip gaji? Pastinya hal itu akan membuat HRD kewalahan. Untungnya ada software Payroll dari LinovHR yang dapat memudahkan HRD dalam memproses slip gaji.

Sekilas Mengenai Slip Gaji

Sekilas Mengenai Slip Gaji

Slip gaji adalah sebuah dokumen yang menampilkan rincian gaji karyawan dalam sebulan.isi dari slip gaji adalah gaji kotor beserta potongan pajak dan iuran, besaran tunjangan dan bonus,  perhitungan gaji, dan gaji bersih yang diterima karyawan.

Biasanya slip gaji digunakan oleh karyawan untuk dokumen pelengkap pengajuan cicilan rumah, kendaraan bermotor, elektronik, dan pinjaman tunai.

Rincian gaji itu akan digunakan pihak pemberi kredit atau pinjaman untuk memastikan apakah karyawan mampu membayar kewajibannya berdasarkan pemasukan selama sebulan.Namun, slip gaji juga sering digunakan sebagai dokumen pribadi bagi karyawan untuk mengatur keuangan lebih rinci.

Baca Juga : Aplikasi Gaji Karyawan: Mudahkan Proses Penggajian Karyawan

Ada kalanya karyawan ingin mengajukan resign. Untuk melamar ke perusahaan baru, diperlukan juga sebuah slip gaji. Tujuan dari perusahaan baru meminta slip gaji tersebut adalah untuk membandingkan berapa gaji yang diterima karyawan di perusahaan sebelumnya dan menentukan apakah perusahaan baru tersebut mampu membayar sesuai gaji di perusahaan sebelumnya atau tidak.

Kesulitan dalam Menyusun Slip Gaji

Memindahkan data ke tabel baru dalam slip gaji  tampaknya bukan masalah besar. Akan tetapi, akan sangat merepotkan jika HRD harus memindahkan data secara manual untuk beberapa karyawan sekaligus. Belum lagi cara manual yang memungkinkan adanya salah entri atau salah hitung membuat penyusunan slip gaji manual belum tentu akurat.

Selain itu, penyusunan slip gaji dengan cara manual juga berlangsung lama.  Padahal HRD perlu menyelesaikan tugas administrasi seperti ini dengan cepat agar bisa menyelesaikan tugas-tugas yang lain.

Kesulitan lain yang sering dihadapi adalah lembaran kertas slip gaji yang mudah tercerer. Bagaimanapun juga, slip gaji adalah dokumen rahasia dan tidak etis jika tercecer sembarangan.

Jika data dan informasi gaji karyawan diketahui oleh karyawan lain, akan memicu konflik internal antar karyawan. Karena itulah HRD harus menyimpan data penggajian dengan aman dan memberikan slip gaji langsung kepada karyawan yang mengajukan.

Baca Juga : Manajemen Inventory Terbaik, Temukan Solusinya Disini

Software Payroll LinovHR: Buat Slip Gaji Otomatis, Aman, Cepat, dan Tepat

Software Payroll LinovHR: Buat Slip Gaji Otomatis, Aman, Cepat, dan Tepat

Berbagai kesulitan dalam menyusun slip gaji akan menyita banyak waktu dan memusingkan HRD. Ada cara lebih mudah yang dapat mengatasi kesulitan tersebut, yaitu menggunakan software Payroll dari LinovHR. Cloud based server adalah kunci dari penyimpanan data dan informasi karyawan oleh LinovHR.

Semua informasi karyawan disimpan dengan aman dan rahasia, sehingga HRD tidak perlu khawatir informasi mengenai gaji akan jatuh ke tangan yang salah.

Untuk membuat slip gaji pun sangat mudah. HRD cukup memilih karyawan mana yang akan dicetak slip gaji, dan klik salary slip. Otomatis slip gaji akan diproses dan selesai dalam hitungan beberapa detik dengan format akhir PDF.

Format ini akan memudahkan HRD untuk mengirim slip gaji kepada karyawan melalui email. Bila dibutuhkan format fisik, HRD tinggal print langsung.

Lebih mudah dan praktis menyusun slip gaji dengan software Payroll LinovHR, bukan? Hubungi LinovHR sekarang juga untuk informasi selengkapnya!

Tinggalkan komentar