WordPress VS Blogspot? Mana yang Terbaik?

Menjadi ibu rumah tangga (IRT) bukan berarti membuat kita berhenti berkarya dan berkembang. Sebab dengan adanya internet, IRT dari belahan bumi mana pun jadi bisa memanfaatkannya untuk mendapatkan beragam hal dalam rangka memenuhi kebutuhan.

Kita juga bisa membagikan pemikiran atau gagasan di berbagai platform media sosial, bahkan membuat blog khusus untuk hal tersebut agar bisa ditemukan melalui mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo.

Nah, jika Anda tertarik untuk membuat blog juga, sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu antara menggunakan Blogspot vs WordPress, agar jika kedepannya Anda berniat mengoptimasinya, Anda tak akan mengalami kebingungan yang berarti.

WordPress VS Blogspot

Kelebihan Blogspot dan WordPress

Agar lebih memudahkan Anda dalam memilih platform untuk blogging, mari cari tahu kelebihan blogspot dan wordpress berikut ini!

Blogspot merupakan platform blogging yang dikembangkan oleh Google. Cara membuat Blogspot pun sangatlah mudah. Anda hanya perlu memiliki akun Google dan mendaftar melalui blogger.com. Anda juga bisa memahami berbagai fitur untuk menerbitkan artikel dengan lebih mudah.

Selain itu, saat Anda ingin mengoptimasinya menjadi blog profesional, Anda hanya perlu membeli domain tanpa hosting, sehingga lebih hemat biaya. Kemudian, Anda pun akan lebih mudah ketika menyunting template karena kodenya HTML.

Sistem keamanan Blogspot pun lebih kuat karena dikelola oleh Google. Jarang sekali ada kasus blog yang terkena hack. Begitupun dengan loading blog, rata-rata terbuka dengan cepat.

Sementara untuk kelebihan WordPress, lebih tepatnya wordpress.org yang lebih banyak digunakan oleh blogger ketika ingin membuat situs profesional. Di WordPress Anda bisa bereksplorasi lebih banyak dan bebas karena sifatnya yang open-source, dan tentunya minim gangguan server.

Ketika memiliki blog di WordPress, Anda pun bisa memasang berbagai plugin yang akan memudahkan berbagai pengaturan yang berhubungan dengan optimasi blog saat menerapkan teknik search engine optimization (SEO). Template yang bisa dipilih pun lebih beragam, dan Anda bisa membuat landing page yang bisa diisi portofolio.

Di WordPress, Anda pun bisa mengkostumisasi atau mengatur URL tanpa www, tahun dan bulan, serta tak ada akhiran .html, yang mana ini sangat menguntungkan ketika Anda membuat postingan menggunakan kaidah SEO.

Umumnya, hosting pada WordPress yang Anda sewa bisa dipakai oleh beberapa domain sekaligus.

Kekurangan WordPress dan Blogspot

Sama halnya seperti manusia, di mana ada kelebihan, di situ ada kekurangannya. Begitupun dengan kedua platform blogging populer tersebut, karena yang membuatnya pun manusia.

Saat Anda menggunakan Blogspot untuk optimasi SEO, maka Anda harus melakukannya secara manual tanpa bantuan plugin. URL pada Blogspot pun tidak bisa dikostumisasi. Jadi, Anda harus membuat judul dan link artikel yang pendek agar skor SEO pada artikel Anda sesuai teknik search engine optimization.

Selain itu, ketika Google mengalami gangguan pada servernya, secara otomatis blog Anda pun tidak akan bisa diakses karena Blogspot tidak self-hosted.

Berbeda dengan Blogspot, kekurangan WordPress yang pertama adalah, Anda akan mengeluarkan biaya yang lebih banyak karena harus menyewa hosting agar bisa membuat blog dan domain Anda bisa diakses. Namun jangan khawatir, sebab Ada banyak webhosting murah yang bisa dipilih.

Anda mungkin mengalami kesulitan ketika ingin menambahkan atau menghapus kode tertentu pada template karena lebih banyak menggunakan source code PHP. Kemudian, jika Anda menyewa hosting yang kapasitasnya kecil, tidak menutup kemungkinan blog yang traffic-nya banyak bisa overload kemudian mengalami gangguan saat diakses.

Sistem keamanan di WordPress pun harus Anda tingkatkan sendiri agar terhindar dari serangan hacker.

Hal yang Dibutuhkan Blogspot dan WordPress

Baik WordPress atau Blogspot, keduanya membutuhkan pemahaman dan pendekatan ketika pertama kali Anda menggunakannya. Ketika ingin menggunakan nama dengan ekstensi tertentu atau domain berbayar, Blogspot hanya membutuhkan pembelian domain dari penyedia layanan hosting dan domain yang Anda pilih.

Sementara pada WordPress, saat Anda akan memakai top level domain atau TLD, Anda harus menyewa hosting agar alamat domain tersebut bisa diakses.

Pada Blogspot dibutuhkan kemampuan Anda untuk berani mengatur html dalam template untuk mendapatkan tampilan yang diinginkan, misalnya pengaturan h1 yang umumnya empty atau penempatannya tidak tepat.

Sementara di WordPress Anda membutuhkan plugin untuk mempermudah Anda dalam mengatur berbagai keperluan terkait SEO.

Kesimpulan

Jika dilihat dari ulasan kali ini, sebenarnya antara kelebihan dan kekurangan Blogspot dan WordPress hampir seimbang. Namun, jika Anda ingin menjadi blogger yang benar-benar profesional serta bisa mendapatkan banyak kesempatan untuk menghasilkan uang tambahan.

Kemudian Anda ingin mendesain blog sesuai keinginan Anda, memiliki IP address yang berbeda, maka WordPress jauh lebih unggul, dan bisa menjadi pilihan terbaik untuk Anda.

Tapi, jika budget Anda masih terbatas, dan baru bisa berlangganan domain berbayar saja, maka tak ada salahnya untuk mencoba Blogspot terlebih dahulu sebelum akhirnya melakukan migrasi dari Blogspot ke WordPress dengan membeli web hosting murah dari penyedia layanan hosting yang nantinya Anda pilih.

Tinggalkan komentar